Setelah sepuluh tahun bergelumang dalam perniagaan, hari ini ikhtiar hidup menempa satu tahap dalam perjalanannya. Kini kami telah mempunyai pejabat sendiri. Ubahsuaian dilakukan sendiri dengan rekabentuk di ilhamkan melalui pengalaman kami selama 10 tahun
bicara tentang kehidupan dari ruang lingkup seorang hamba yang serba kekurangan
Saturday, February 6, 2010
Hasil Tangan Terbaharu...Pejabat Sendiri
Wednesday, February 3, 2010
Paradoks Kehidupan
Setiap pagi kerja aku dan isteri adalah menghantar anak ke sekolah. Buat waktu ini aku ada dua anak yang bersekolah menengah dan satu sekolah rendah. Tugasan pagi-pagi aku adalah menghantar anak remaja aku ke sekolah menengah. Isteri aku menghantar anak bongsu ke sekolah rendah.
Anak Lelaki aku bersekolah di Desa Tun Hussein sekitar 2km dari rumah aku sementara anak perempuan aku bersolah di Aminudin Baki sekitar 8 km dari rumah aku. Secara logiknya aku harus menghantar anak lelaki aku sekolahnya terlebih dahulu memandangkan sekolahnya hanya 2km sahaja dari rumah kemudian masuk ke Jalan Jelatek terus ke Jalan Ampang-Ampang Hilir Desa Pandan untuk ke Aminudin Baki (perjalanan 10km). Lepas tu terus ke pajabat.
Masalah bagi aku adalah jika aku bertolak dari rumah 6.30 dan mengikut aturan ke DTHO baru ke Aminudin Baki. Aku hanya akan sampai ke Aminudin Baki pada 7.20 pagi dan anak perempuan aku akan dicatat namanya kerana masuk lambat ke sekolah.
Sebaliknya pula jika aku keluar 6.30 pagi dan terus hantar anak perempuan aku dahulu ke Aminudin Baki, KEMUDIAN patah balik ke SMK DTHO, aku akan sampai ke SMK DTHO sekitar pukul 7 pagi!
Begitulah anehnya kehidupan...
Sunday, January 31, 2010
Telah Tiba Waktunya

Mungkin, telah tiba waktunya untuk kita berdua membuat perhitungan
Kerana selama ini, kita telah berjalan didalam kesamaran
Perjalanan ini ditemani andaian-andaian yang kita ciptakan
Tentang hujung pencarian yang indah dan membahagiakan
Setelah bermusim kita layari
Berbagai teluk telah kita singgahi
Lautan dan gelora yang kita lewati
Perjalanan kita seolah tiada penghujungnya
Mungkin kita telah tersalah membaca buruj
atau kita tidak erti membaca lautan
atau kita hanya sekadar pelayar yang sesat
Mungkin sudah sampai juga waktu
untuk kita menerima hakikat yang pedih
bahawa kita telah menipu diri
bahawa perjalanan ini bukan untuk mu
pencarian ini tidak memberi makna pada mu
Disini perlu untuk kita menerima berita
tentang pelabuhan yang kita burui itu telah jauh kita lepasi
dan telah tiada waktu buat kita
untuk berpatah balik
Mungkin disini
Kita harus menetapi destinasi baru
untuk diri kita masing-masing
Mungkin aku harus meninggalkan kapal ini
dan kau meneruskan pelayaran mu
dan aku tidak lagi bertanya
kemana arah mu?
Monday, January 25, 2010
40 tips kehidupan positif
I Received this from a good friend of mine. Its beautiful and I thought I'd like to share this with you guys
1. Drink plenty of water.
2. Eat breakfast like a king, lunch like a prince and dinner like a beggar.
3. Eat more foods that grow on trees and plants and eat less food that is manufactured in
plants.
4. Live with the 3 E's -- Energy, Enthusiasm, and Empathy.
5. Make time to perform Solat on time
6. Play more games.
7. Read more books than you did in 2009
8. Sit in silence for at least 10 minutes each day.
9. Sleep for 7 hours.
10. Take a 10-30 minutes walk every day. And while you walk, smile.
Personality
11. Don't compare your life to others'. You have no idea what their journey is all about.
12. Don't have negative thoughts or things you cannot control. Instead invest your energy in the positive present moment.
13. Don't over do. Keep your limits.
14. Don't take yourself so seriously. No one else does.
15. Don't waste your precious energy on gossip.
16. Dream more while you are awake.
17. Envy is a waste of time. You already have all you need.
18. Forget issues of the past. Don't remind your partner with his/her mistakes of the past. That will ruin your present happiness.
19. Life is too short to waste time hating anyone. Don't hate others.
20. Make peace with your past so it won't spoil the present.
21. No one is in charge of your happiness except you.
22. Realize that life is a school and you are here to learn. Problems are simply part of the curriculum that appear and fade away like algebra class but the lessons you learn will last a lifetime.
23. Smile and laugh more.
24. You don't have to win every argument. Agree to disagree.
Society
25. Call your family often.
26. Each day give something good to others.
27. Forgive everyone for everything.
28. Spend time with people over the age of 70 & under the age of 6.
29. Try to make at least three people smile each day.
30. What other people think of you is none of your business.
31. Your job won't take care of you when you are sick. Your friends will. Stay in touch.
Life
32. Do the right thing!
33. Get rid of anything that isn't useful, beautiful or joyful.
34. The Almighty heals everything.
35. However good or bad a situation is, it will change.
36. No matter how you feel, get up, dress up and show up.
37. The best is yet to come.
38. When you awake alive in the morning, thank The Almighty for it.
39. Your Inner most is always happy. So, be happy.
Last but not the least....
40. Please Forward this to everyone you care about
... and when something isn't going your way, keep thinking positive thoughts - don't get discouraged.
4. Live with the 3 E's -- Energy, Enthusiasm, and Empathy.
5. Make time to perform Solat on time
6. Play more games.
7. Read more books than you did in 2009
8. Sit in silence for at least 10 minutes each day.
9. Sleep for 7 hours.
10. Take a 10-30 minutes walk every day. And while you walk, smile.
Personality
11. Don't compare your life to others'. You have no idea what their journey is all about.
12. Don't have negative thoughts or things you cannot control. Instead invest your energy in the positive present moment.
13. Don't over do. Keep your limits.
14. Don't take yourself so seriously. No one else does.
15. Don't waste your precious energy on gossip.
16. Dream more while you are awake.
17. Envy is a waste of time. You already have all you need.
18. Forget issues of the past. Don't remind your partner with his/her mistakes of the past. That will ruin your present happiness.
19. Life is too short to waste time hating anyone. Don't hate others.
20. Make peace with your past so it won't spoil the present.
21. No one is in charge of your happiness except you.
22. Realize that life is a school and you are here to learn. Problems are simply part of the curriculum that appear and fade away like algebra class but the lessons you learn will last a lifetime.
23. Smile and laugh more.
24. You don't have to win every argument. Agree to disagree.
Society
25. Call your family often.
26. Each day give something good to others.
27. Forgive everyone for everything.
28. Spend time with people over the age of 70 & under the age of 6.
29. Try to make at least three people smile each day.
30. What other people think of you is none of your business.
31. Your job won't take care of you when you are sick. Your friends will. Stay in touch.
Life
32. Do the right thing!
33. Get rid of anything that isn't useful, beautiful or joyful.
34. The Almighty heals everything.
35. However good or bad a situation is, it will change.
36. No matter how you feel, get up, dress up and show up.
37. The best is yet to come.
38. When you awake alive in the morning, thank The Almighty for it.
39. Your Inner most is always happy. So, be happy.
Last but not the least....
40. Please Forward this to everyone you care about
... and when something isn't going your way, keep thinking positive thoughts - don't get discouraged.
Sunday, January 17, 2010
Belajar memberi dan belajar menerima
Seringkali disyorkan kepada usahawan agar 'memberi'. 'Memberi' dikatakan akan menjadi salah satu pintu rezeki . Mengapa ini dikatakan menjadi 'pintu' tiada jawaban yang khusus. Namun tindakan memberi akan menghasilkan getaran yang positif kepada pemberi dan penerima. Memberi menghasilkan berkat yang tersendiri. Pengalaman lalu juga menunjukkan sipemberi tidak akan kehilangan apa yang diberinya kerana apa yang diberinya akan kembali kepadanya dalam bentuk-bentuk lain.
Memberi dikatakan mempunyai impak positif. Ia membantu membetuk sikap toleransi, tolak ansur, empati malah ia dikatakan mempunyai nilai terapi kerana memberi dapat membantu kita mempunyai jiwa yang tenang. 'Memberi' akan menghasilkan 'kitaran' pemberian -penerimaan yang panjang dan kalau kita bernasib baik kitaran ini tidak akan putus.
Mengapakah kita perlu 'memberi'? Ini juga kita punya jawaban yang konkrit kenapa ia harus dilakukan. Selain dari ia diwajibkan oleh agama pada beberapa bab tertentu, selebihnya perlakuan 'memberi' adalah menjadi perkara sukarela. Tidak ada paksaan.
'Memberi' boleh datang dari berbagai bentuk dan rupa, ia boleh datang dalam bentuk kewangan, harta, tenaga, masa, budi, ilmu, kasih sayang dan yang paling mudah adalah senyuman. Namun dalam situasi perlumbaan yang tidak mengenal batasan masa dan tempat, kita sebenarnya lebih terdidik untuk merebut dan mengumpul sebanyak mungkin sumber-sumber alam. Perebutan perebutan ini tanpa disedari akhirnya menyebabkan kita membina satu sikap yang seolah-olah menjadi pakaian kepada kita semua. Tamak.
Kerana secara semula jadinya manusia mempunyai sikap tamak dan takut, memberi sudah menjadi sesuatu yang tidak mudah dilakukan . Tidak ramai yang ada kebolehan untuk memberi. Sudah tentu 'memberi' memerlukan satu ilmu yang tersendiri. Ini bermakna 'memberi' perlu dipelajari!
Bila ada 'memberi' mesti pula ada 'menerima'. Menerima sebenarnya amat mudah dilaksanakan. Secara amnya ia tidak perlu dipelajari?. Betulkah begitu?. Sebenarnya sebaik-baik sahaja kita menjadi penerima adalah menjadi kewajiban kita untuk menjadi 'pemberi'. Maknanya 'menerima' juga memerlukan ilmu. Ia harus dipelajari.
Pepatah Melayu berkata 'orang memberi kita merasa, orang berbudi kita berbahasa'. Adat Melayu sendiri mengajar kita menjadi pemberi dan penerima yang baik. Sebenarnya lebih sukar bagi kita menjadi penerima kerana orang yang menerima ini terikat dengan suatu ikatan yang tidak boleh di untai dengan mudah.
Pantun melayu menyebut ' hutang emas boleh dibayar, butang budi dibawa mati'. Begitulah halnya dengan kehidupan ini.
Sudahkah anda 'memberi' hari ini?
Salam untuk yang memberi dan yang tahu menerima
Thursday, January 7, 2010
Proses pembelajaran berterusan- aku kursus lagi daa..
Aku akan menyambung kursus pada 11-15 januari 2010. Ketika habis kursus modul 3 dahulu kami dikhabarkan kursus modul 4 akan bermula 15-21 Jan. Tup-tup dipercepatkan pula. So ada kawan-kawan yang dah buat plan berdasarkan maklumat awal terpaksa mengubah rancangan saat akhir sebab maklumat hanya baru disampaikan oleh tempat kursus kami semalam (Rabu). Tapi aku kira ok je sebab awal- awal ni tak banyak perancangan lagi. Mungkin ada 1-2 tender dan sebut harga yang akan tutup pertengahan minggu hadapan, so kena datang opis malam-malam la siapkan.
Kadang-kadang ada kawan-kawan yang bertanya, dah tua-tua nak kursus apa lagi? Ini soalan yang susah nak dijawab. Tapi hakikatnya dunia keusahawanan ada terlalu banyak ilmu yang perlu dituntut dalam proses kita hendak memperbaiki diri. Teknologi berubah dan konsep perniagaan juga berubah, jadi kena sentiasa ada masa untuk melengkapkan diri kita dengan sesuatu yang baru bagi membolehkan kita mengekalkan daya saing.
Tetapi relevankah itu semua jika pendekatan perniagaan di malaysia lebih mementingkan know who dari know how? Relevan, sebab dari pengalaman aku, yang ada know who akan lenyap sebaik sahaja who yang dia know lenyap dari sistem, berbanding dengan know how, know how akan lenyap bila kita lenyap. Bila kita lenyap dari dunia ini, know how dah tak penting, kecuali know God, betul tak?
Ada beberapa perkembangan menarik yang akan mendepani aku dan rakan-rakan dalam syarikat kecil kami. Kami akan pindah ke pejabat baru yang sedikit lebih besar dari pejabat sedia ada. Sekarang kerja-kerja ubah suai sedang di peringkat akhir. Setelah sepuluh tahun bekerja, akhirnya dapat juga memiliki pejabat sendiri!.
Wednesday, December 30, 2009
Cerita Orang Alim dan Sijil Simpanan Premium
Kisah ini adalah sebuah kisah motivasi. Ia diadaptasi dari cerita masyarakat.
Kisahnya tentang seorang yang agak warak dan rajin beramal. Setiap malam sebelum tidur beliau akan mengaji Al Quran dan sebelum tidurkan membaca doa-doa dalam bahasa arab yang panjang. Tetapi ada satu doa yang dibuatnya dalam bahasa Melayu..doanya adalah untuk beliau menang hadiah Sijil Simpanan Premium BSN. Beliau sungguh teringin hendak memandu kereta BMW atau Mercedes yang dilihatnya didlam iklan itu.
Begitulah berlangsung hidup teman ini. Siang beliau berkerja bersungguh-sungguh di gerai yang diusahakannya dan malam beliau menngaji, sembahyang malam dan berdoa termasuk doa bahasa Melayu itu. Hal ini terjadi selama hampir 10 tahun.
Suatu malam setelah habis mengaji beliau teringat yang beliau sudah membuat amal sebegini selama hampir sepuluh tahun dan TUHAN tidak pernah memakbulkan doa yang dilafazkan selama hampir 10 tahun. Beliau tiba-tiba berasa sangat kecewa kerana beliau bersungguh-sungguh berdoa. Jadi malam itu beliau melahirkan kekecewaannya kepada tuhan kerana doanya tidak dimakbulkan. 'Malam ini hamba tidak akan berdoa kepada mu ya TUHAN kerana DOA hamba selama 10 tahun tidak pernah dimakbulkan' katanya dengan nada yang sangat sedih. Dalam pada beliau merintih tersebut beliau tertidur.
Dalam mimpi tersebut beliau didatangi seorang yang sangat muda dan lawa. Orang muda yang handsome ini memperkenalkan dirinya sebagai malaikat yang diutuskan TUHAN untuk berjumpa dengannya dan menenangkan hati beliau yang gundah tersebut.
Dalam mimpi tersebut beliau dibawa melawat ketempat-tempat yang indah dan berjumpa dengan berbagai hidupan dan tumbuhan yang tidak pernah dijumpainya di dunia. Kini sampailah waktunya untuk berpisah. Sebelum berpisah Malaikat bertanya adakah beliau sudah gembira. Tentu sekali jawab siTeman ini. 'Kalau begitu sampailah waktunya untuk kita berpisah' kata malaikat tersebut.
'Nanti wahai malaikat!' Teman tadi masih tidak berpuas hati. 'Bagaimana dengan doa ku yang selama 1o tahu tidak dimakbulkan TUHAN?' tanya beliau ingin mendapat kepastian.
'Oh yang itu..' kata malaikat. 'Bagaimana TUHAN hendak memakbulkan doa mu jika kau masih belum membeli SIJIL SIMPANAN PREMIUM nya?'
Kisahnya tentang seorang yang agak warak dan rajin beramal. Setiap malam sebelum tidur beliau akan mengaji Al Quran dan sebelum tidurkan membaca doa-doa dalam bahasa arab yang panjang. Tetapi ada satu doa yang dibuatnya dalam bahasa Melayu..doanya adalah untuk beliau menang hadiah Sijil Simpanan Premium BSN. Beliau sungguh teringin hendak memandu kereta BMW atau Mercedes yang dilihatnya didlam iklan itu.
Begitulah berlangsung hidup teman ini. Siang beliau berkerja bersungguh-sungguh di gerai yang diusahakannya dan malam beliau menngaji, sembahyang malam dan berdoa termasuk doa bahasa Melayu itu. Hal ini terjadi selama hampir 10 tahun.
Suatu malam setelah habis mengaji beliau teringat yang beliau sudah membuat amal sebegini selama hampir sepuluh tahun dan TUHAN tidak pernah memakbulkan doa yang dilafazkan selama hampir 10 tahun. Beliau tiba-tiba berasa sangat kecewa kerana beliau bersungguh-sungguh berdoa. Jadi malam itu beliau melahirkan kekecewaannya kepada tuhan kerana doanya tidak dimakbulkan. 'Malam ini hamba tidak akan berdoa kepada mu ya TUHAN kerana DOA hamba selama 10 tahun tidak pernah dimakbulkan' katanya dengan nada yang sangat sedih. Dalam pada beliau merintih tersebut beliau tertidur.
Dalam mimpi tersebut beliau didatangi seorang yang sangat muda dan lawa. Orang muda yang handsome ini memperkenalkan dirinya sebagai malaikat yang diutuskan TUHAN untuk berjumpa dengannya dan menenangkan hati beliau yang gundah tersebut.
Dalam mimpi tersebut beliau dibawa melawat ketempat-tempat yang indah dan berjumpa dengan berbagai hidupan dan tumbuhan yang tidak pernah dijumpainya di dunia. Kini sampailah waktunya untuk berpisah. Sebelum berpisah Malaikat bertanya adakah beliau sudah gembira. Tentu sekali jawab siTeman ini. 'Kalau begitu sampailah waktunya untuk kita berpisah' kata malaikat tersebut.
'Nanti wahai malaikat!' Teman tadi masih tidak berpuas hati. 'Bagaimana dengan doa ku yang selama 1o tahu tidak dimakbulkan TUHAN?' tanya beliau ingin mendapat kepastian.
'Oh yang itu..' kata malaikat. 'Bagaimana TUHAN hendak memakbulkan doa mu jika kau masih belum membeli SIJIL SIMPANAN PREMIUM nya?'
Moral of the story? You can pray as hard as you can. But You Still have to make the MOVE!
Subscribe to:
Posts (Atom)